Kabarnews.co, TENGGARONG – Memasuki periode puncak musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
Peringatan ini disampaikan melalui surat imbauan resmi yang ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Kukar pada 24 November 2025 dan telah dikirimkan ke seluruh camat di Kukar.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kukar, Edy Haryadi, menjelaskan bahwa imbauan tersebut dikeluarkan sebagai respon atas meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera, serta menindaklanjuti informasi badai dan pola cuaca dari BMKG Kalimantan Timur. Menurut BMKG, puncak musim hujan di Kukar berlangsung dari November 2025 hingga April 2026.
“Bukan hanya di wilayah hulu, tetapi seluruh Kukar berpotensi terdampak. Ada anomali cuaca yang harus diantisipasi sejak dini, mengingat pola alamnya mirip dengan daerah-daerah yang baru saja dilanda bencana,” ungkapnya, Senin (8/12/2025).
Edy menambahkan bahwa intensitas hujan diprediksi meningkat signifikan, dengan dua puncak utama terjadi pada Desember-Januari dan kembali pada April–Mei 2026.
“Data terbaru BMKG menunjukkan adanya dua fase puncak hujan. Meskipun ini masih prediksi, tetap harus menjadi perhatian. Tahun ini saja kemarau hanya berlangsung singkat pada Juli,” jelasnya.
BPBD meminta perangkat kecamatan, kelurahan, dan desa untuk memperketat pemantauan cuaca, menyebarkan peringatan dini kepada warga, serta melakukan pengecekan sungai dan drainase secara berkala. Identifikasi titik rawan banjir dan longsor juga diminta dilakukan lebih intensif, terutama di kawasan berbukit atau dekat aliran sungai.
Langkah kesiapsiagaan lainnya berupa patroli saat hujan lebat, memastikan peralatan penanggulangan bencana dalam kondisi siap pakai, serta mempersiapkan jalur dan lokasi evakuasi.
“Kami juga sudah menyiapkan posko dan call center darurat untuk memudahkan masyarakat melapor apabila terjadi peningkatan risiko,” tambah Edy.
Dengan imbauan ini, BPBD berharap setiap wilayah di Kukar dapat memperkuat mitigasi sehingga dampak bencana hidrometeorologi dapat ditekan.
Penulis: Azizah | Kabarnews.co






