Pemkab Kukar Jelaskan Alasan Penurunan Nominal Beasiswa Kukar Idaman Tahun 2025

No comments
Foto: Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza

Kabarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan penjelasan terkait penurunan nominal Beasiswa Kukar Idaman tahun 2025 dari Rp 5 juta menjadi Rp 1,6 juta per penerima.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza menyampaikan, kuota awal penerima beasiswa sebanyak 1.347 orang, sesuai dengan alokasi anggaran di APBD 2025. Namun, proses verifikasi dan validasi menunjukkan jumlah calon penerima yang memenuhi syarat mencapai lebih dari tiga kali lipat kuota awal.

“Kuota yang ditetapkan di Januari itu 1.347 orang, tetapi yang lolos verifikasi dan validasi ada 4.015 orang. Pemerintah berkomitmen untuk memfasilitasi seluruhnya,” terangnya.

Lonjakan tersebut membuat Pemkab harus melakukan penyesuaian besaran beasiswa pada semua kategori, mulai dari stimulan pondok pesantren, hingga S3.

Seperti, pada kategori D4/S1 yang awalnya dianggarkan untuk 876 penerima, jumlahnya meningkat mencapai 2.995 orang. Sehingga, nominal beasiswa menurun dari Rp 5 juta menjadi Rp 1,6 juta.

Dendi juga menegaskan, penurunan nominal Beasiswa Kukar Idaman ini tidak berkaitan dengan efisiensi dan rasionalisasi anggaran. “Dana beasiswa tidak terkena efisiensi. Penyesuaian ini murni karena jumlah penerima jauh melebihi target yang dianggarkan,” kata Dendi.

Ia juga menegaskan, Pemkab Kukar akan melakukan evaluasi pada pelaksaan program beasiswa ini. Tujuannya, agar mekanisme penetapan kuota, proses seleksi, dan penyaluran dana bisa lebih optimal serta tepat sasaran tanpa mengurangi nilai bantuan bagi penerima.

Sumber : Azizah/Kabarnews.co

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar