Kabarnews.co, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong, Kamis (5/2/2026). Forum tahunan ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun aspirasi masyarakat dari 12 kelurahan dan 2 desa terkait kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri dua anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sarkowi dan Reza Fahlevi, serta anggota DPRD Kukar Akbar Haka. Kehadiran para legislator ini dinilai penting untuk memastikan usulan masyarakat dapat tersinkronisasi hingga tingkat kabupaten dan provinsi, sehingga peluang realisasi program menjadi lebih besar.
Camat Tenggarong Sukono mengatakan Musrenbang merupakan wadah formal untuk merumuskan kebutuhan prioritas warga secara terbuka dan terstruktur. Dari hasil penjaringan, total usulan yang masuk mencapai 1.438 usulan dari berbagai sektor pembangunan. “Totalnya ada 1.438 usulan yang mencakup bidang infrastruktur, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan, ketertiban, hingga fasilitas umum seperti penerangan jalan,” ujarnya.
Dari ribuan usulan tersebut, sektor infrastruktur mendominasi. Data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat sebanyak 386 usulan berkaitan dengan pembangunan maupun perbaikan sarana fisik, terutama jalan lingkungan di kawasan permukiman kelurahan dan desa. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan akses jalan masih menjadi perhatian utama masyarakat.
Sukono menjelaskan, secara umum jaringan jalan di Tenggarong sudah cukup memadai. Namun, dari total lebih dari 300 kilometer jalan yang ada, sekitar 40 kilometer masih memerlukan penanganan lanjutan. “Masih ada sekitar 40 kilometer yang belum tertangani. Ini menjadi perhatian bersama agar ke depan bisa terus kita dorong secara bertahap,” jelasnya.
Selain itu, dari keseluruhan usulan yang masuk, sekitar 369 telah diunggah ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Pemerintah kecamatan memastikan proses input data terus berjalan hingga seluruh usulan terdokumentasi sesuai mekanisme. Melalui perencanaan terarah dan dukungan lintas tingkat pemerintahan, hasil Musrenbang diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan yang merata di Tenggarong.






