Kabarnews.co, TENGGARONG – Ribuan warga Muhammadiyah memadati halaman Tangga Arung Square untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) pagi. Meski cuaca sedikit mendung, antusiasme jemaah tetap tinggi sejak pagi hari.
Pelaksanaan Salat Id tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Kartanegara (PDM Kukar). Seperti tahun-tahun sebelumnya, ibadah digelar di ruang terbuka guna menampung banyak jemaah yang hadir dari berbagai wilayah.
Ketua PDM Kukar, Yamin Hadi Firmadi, menjelaskan bahwa lokasi pelaksanaan tahun ini mengalami perubahan. Jika sebelumnya digelar di Terminal Pasar Tangga Arung, kini dipindahkan ke halaman Tangga Arung Square yang dinilai lebih representatif dan mampu menampung jemaah lebih banyak.
“Alhamdulillah, banyak masyarakat warga Muhammadiyah yang datang. Kami juga tetap menghargai kawan-kawan yang hari ini masih menjalankan puasa. Kami ucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain di Tangga Arung Square, pelaksanaan Salat Id juga digelar di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara. Secara keseluruhan, kegiatan serupa tersebar di 14 titik di seluruh wilayah pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kukar.
Menurut Yamin, momentum Idulfitri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat Islam setelah menjalani bulan suci Ramadhan.
“Harapannya, apa yang telah kita pelajari dan amalkan selama Ramadan bisa terus dijaga dan dilaksanakan secara istiqomah di hari-hari berikutnya,” tuturnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Kutai Kartanegara yang dibacakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menghormati perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri yang terjadi di tengah masyarakat.
“Pak Bupati menyampaikan kepada seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat yang telah melaksanakan Idulfitri terlebih dahulu, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan tersebut merupakan bagian dari dinamika yang perlu disikapi dengan bijak serta saling menghormati antar sesama umat. Menurutnya, yang terpenting adalah umat Islam telah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan dengan penuh keikhlasan.
Lebih lanjut, pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif selama perayaan Idulfitri berlangsung, baik bagi yang merayakan lebih awal maupun yang mengikuti penetapan pemerintah.
Dengan suasana penuh khidmat dan kebersamaan, pelaksanaan Salat Idulfitri oleh warga Muhammadiyah di Tenggarong berlangsung lancar, sekaligus menjadi cerminan toleransi dan harmoni di tengah masyarakat Kutai Kartanegara.






