Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyelamatan. Melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan), Kukar tengah menyiapkan pusat pendidikan dan pelatihan (Diklat) khusus bagi petugas pemadam kebakaran di Kalimantan Timur.
Program ini dinilai menjadi solusi strategis agar peningkatan kompetensi petugas bisa dilakukan tanpa harus mengirim mereka ke luar daerah.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menegaskan bahwa keberadaan pusat diklat ini akan sangat membantu peningkatan kapasitas para petugas.
“Kami menargetkan penyelenggaraan Diklat Pemadam Kebakaran, khususnya kelas Pemadam Satu, sebagai langkah awal,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).
Fida menjelaskan, standar diklat yang akan digelar di Kukar dirancang agar setara dengan pelatihan di Pusat Diklat Pemadam Ciracas, Jakarta. Dengan demikian, para petugas pemadam kebakaran di Kaltim bisa memperoleh pelatihan berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk pergi ke ibu kota.
Pelaksanaan diklat direncanakan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri, dengan target pembukaan dua hingga tiga kelas pertama. Program ini juga akan menjadi jawaban bagi kebutuhan tenaga pemadam bersertifikasi di berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Menurut Fida, sertifikasi Pemadam Satu merupakan syarat dasar yang wajib dimiliki oleh setiap petugas yang bertugas langsung di lapangan.
“Dengan sertifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap petugas memiliki keterampilan dan kesiapan yang mumpuni dalam menangani kebakaran,” jelasnya.
Ia menekankan, agar program ini berjalan optimal, dibutuhkan dukungan dari banyak pihak.
“Jika program ini berjalan lancar, manfaatnya akan sangat besar bagi seluruh petugas pemadam kebakaran di Kaltim. Kami berharap sinergi dari berbagai pihak untuk mendukung dan menyukseskan diklat ini,” tutupnya.
Kehadiran pusat diklat di Kukar nantinya diharapkan mampu mencetak lebih banyak tenaga pemadam bersertifikasi yang siap siaga menghadapi ancaman kebakaran. Dengan begitu, daerah-daerah di Kalimantan Timur akan memiliki sumber daya manusia yang lebih terlatih dan tangguh dalam menjaga keselamatan masyarakat. (Adv)
***
Editor : Rachaddian (dion)







