Kabarnews.co, Kutai Kartanegara – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X yang digelar di Samarinda Convention Hall pada 7–8 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan PKK dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Ketua TP-PKK Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri, memimpin langsung rombongan Kukar bersama Wakil Ketua Hj. Fety Puja Amelia Rendi Solihin. Mereka membawa berbagai produk unggulan UMKM dari 20 kecamatan yang mencerminkan keberagaman potensi ekonomi lokal. Partisipasi ini sekaligus menjadi wujud nyata pembinaan yang dilakukan PKK terhadap pelaku usaha di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, keterlibatan TP-PKK Kukar menunjukkan dukungan kuat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat berbasis keluarga. “Salah satu produk yang paling menarik perhatian adalah cobek kayu ulin bekas yang diolah dari limbah bangunan. Produk ini bukan hanya unik tapi juga ramah lingkungan,” ujarnya pada Kamis (10/7).
Kegiatan HKG dibuka oleh Ketua Umum TP-PKK Pusat, Ny. Tri Suswati Tito Karnavian, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Sarifah Suraidah Rudy. Momen tersebut turut dihadiri tokoh-tokoh nasional, termasuk Ibu Selvi Gibran Rakabuming, yang berkesempatan mengunjungi stand TP-PKK Kutai Kartanegara dan memberikan apresiasi atas kreativitas para pelaku UMKM daerah.
Agenda Rakernas hari kedua berfokus pada restrukturisasi organisasi, termasuk penambahan posisi wakil ketua di berbagai tingkatan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola kelembagaan PKK agar semakin efektif mendukung program pemerintah daerah.
Dalam situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, disebutkan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga menjadi salah satu prioritas utama dalam visi Kukar Idaman. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produktif di tingkat rumah tangga dan desa, selaras dengan peran PKK yang berfokus pada pembinaan keluarga.
Elvandar menegaskan, keikutsertaan TP-PKK Kukar di ajang nasional ini tidak sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong penguatan ekonomi keluarga dan memperluas jaringan pemasaran. “Kami ingin hasil karya dari 20 kecamatan di Kukar bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya publikasi tentang kiprah PKK agar masyarakat semakin memahami perannya dalam pembangunan daerah. “PKK punya kontribusi besar dalam membina masyarakat. Ke depan kami akan memperluas sosialisasi agar lebih banyak warga yang terlibat dan mendapat manfaat langsung dari program PKK,” tutup Elvandar.






