Kabarnews.co, TENGGARONG – Realisasi investasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hingga triwulan ketiga tahun ini telah mendekati angka Rp11 triliun. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Noor, saat ditemui usai peringatan tiga tahun beroperasinya Mall Pelayanan Publik (MPP), Selasa (3/12/2025).
Menurut Alfian, capaian tersebut menunjukkan tren positif meski belum melampaui realisasi tahun 2024 lalu yang mencapai Rp16,4 triliun. Ia tetap optimistis nilai investasi tahun ini dapat meningkat mengingat masih tersisa beberapa bulan sebelum tutup tahun.
“Kalau tidak salah, sampai ke triwulan ketiga ini sudah hampir menyentuh Rp11 triliun. Tahun 2024 kita berada di angka sekitar Rp16,4 triliun. Semoga tahun ini bisa kembali melampaui itu,” ujarnya.
Alfian menjelaskan bahwa investasi Kukar saat ini masih didominasi sektor pertambangan, pertanian, dan perkebunan yang bersifat ekstraktif. Karena itu, mulai tahun 2026 DPMPTSP akan menggeser fokus indikator kinerja utamanya untuk mendorong pertumbuhan investasi di sektor non-ekstraktif.
“Mulai visi-misi Bupati yang baru, indikator kita diarahkan untuk meningkatkan investasi non-ekstraktif. Jadi ke depan kita ingin mendorong industri pengolahan dan sektor-sektor lain yang memberi nilai tambah dari sumber daya alam,” jelasnya.
Ia juga memastikan pemerintah terus membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berinvestasi melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan pelayanan, hingga inovasi layanan berbasis digital di MPP.
Penulis: Azizah | Kabarnews.co






