Satlantas Polres Kukar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tenggarong Saat Malam Takbiran

No comments
Foto: Peta rekayasa lalu lintas pada malam takbiran Idulfitri 1 Syawal 1447H.

Kabarnews.co, TENGGARONG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di pusat Kota Tenggarong saat malam takbiran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung sekaligus mencegah terjadinya kemacetan di sejumlah titik keramaian.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan dua kawasan yang diprediksi akan dipadati masyarakat adalah Taman Tanjong dan Taman Musik yang berada di pusat kota. Kedua lokasi tersebut biasanya menjadi titik berkumpulnya warga untuk merayakan malam menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Apabila nanti terjadi kemacetan, dari arah Jalan KH Ahmad Mukhsin dan Jalan Wolter Monginsidi menuju jembatan akan kami berlakukan sistem satu arah atau one way,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan. Petugas akan terus memantau situasi arus kendaraan dan mengambil langkah rekayasa apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Satlantas telah menyiapkan personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis. Penempatan petugas difokuskan di sepanjang jalur Timbau hingga kawasan Jembatan Kutai Kartanegara yang diperkirakan menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Selain itu, personel juga akan ditempatkan di beberapa persimpangan jalan untuk mengatur arus kendaraan. Penempatan ini juga bertujuan mengantisipasi kondisi darurat, seperti kendaraan ambulans yang harus melintas di tengah kepadatan lalu lintas.

“Anggota akan kami plotting di beberapa persimpangan yang berpotensi terjadi rekayasa arus lalu lintas. Ini untuk memastikan kendaraan tetap bisa bergerak dan tidak terjadi kemacetan total,” jelasnya.

Di samping pengaturan lalu lintas, kepolisian juga menyiapkan pos terpadu dan pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 April guna mendukung kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Khusus di pusat Kota Tenggarong, sekitar 50 personel akan disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas, termasuk membantu penyeberangan masyarakat di kawasan yang padat pengunjung.

Meski demikian, AKP Fandoli menegaskan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas tetap bersifat situasional. Jika kondisi arus kendaraan masih normal, maka pengaturan lalu lintas akan berjalan seperti biasa.

“Kalau kondisi landai akan kita berlakukan normal, tapi jika pengunjung membludak maka rekayasa arus lalu lintas akan langsung diterapkan,” pungkasnya.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar