Jelang Lebaran, 97.122 Guru Binaan Kemenag Lulus Sertifikasi

No comments
Foto: Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno.

Kabarnews.co, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menghadirkan kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 97.122 guru binaan Kemenag dinyatakan lulus sertifikasi guru pada angkatan keempat yang prosesnya telah berlangsung sejak 2025.

Kelulusan puluhan ribu guru tersebut melengkapi capaian sebelumnya, di mana sebanyak 304.661 guru telah lebih dulu dinyatakan lulus sertifikasi pada angkatan pertama hingga ketiga. Hal ini menunjukkan upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas tenaga pendidik di lingkungan pendidikan keagamaan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyebut pencapaian ini menjadi kabar baik menjelang Lebaran. Ia menilai kelulusan tersebut memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para guru dan keluarga, sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M. Munir, menegaskan bahwa sertifikasi guru merupakan langkah strategis untuk memastikan standar kompetensi profesional para guru. Selain itu, sertifikasi juga menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Munir menambahkan, para guru yang telah lulus sertifikasi berhak menerima tunjangan profesi sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi guru dalam mengajar serta memperkuat peran mereka sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

Adapun guru yang lulus sertifikasi berasal dari 31 bidang studi, mencakup guru Pendidikan Agama Islam di sekolah, guru madrasah mata pelajaran agama maupun umum, hingga guru agama dari berbagai keyakinan seperti Kristen, Katolik, dan Khonghucu.

Kemenag berharap pencapaian ini menjadi energi baru bagi para guru untuk terus meningkatkan dedikasi dan kualitas pembelajaran. Selain itu, keberhasilan tersebut juga memperkuat komitmen pemerintah dalam memuliakan profesi guru sebagai penjaga masa depan bangsa.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar