Kabarnews.co, TENGGARONG – Ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-11 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi panggung pembuktian bagi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tahun ini, Posyantek Bersinar dari Desa Batuah, Kecamatan Loa Kulu, dipercaya menjadi wakil Kukar dalam kategori Posyantek Desa Berprestasi, sekaligus membawa dua inovasi andalan.
Dipimpin oleh Nurdin, A.Md , Posyantek Bersinar telah dikenal aktif mendorong penerapan teknologi tepat guna yang menjawab persoalan riil di masyarakat. Salah satu inovasi unggulan yang dibawa adalah IPAS (Inovasi Pengelolaan Sampah), sebuah sistem yang mengintegrasikan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah rumah tangga berbasis masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, keberadaan Posyantek seperti ini sangat krusial karena menjadi garda depan dalam menghubungkan teknologi dengan kebutuhan desa.
“Posyantek bukan sekadar fasilitas, melainkan wadah kolaboratif antara warga, inovator lokal, dan pemerintah desa. Mereka berperan penting dalam memastikan teknologi tepat guna sampai dan digunakan secara berkelanjutan,” ujar Asmi.
Dalam TTG Kaltim kali ini, Posyantek Bersinar tidak hanya menampilkan IPAS, tetapi juga menunjukkan bagaimana manajemen kelembagaan yang baik, partisipasi masyarakat, serta keberhasilan mereka membangun budaya inovatif di tingkat desa. Hal ini menjadi poin penting dalam penilaian kategori Posyantek Berprestasi.
Tak hanya itu, Nurdin dan timnya juga aktif menjalin kerja sama dengan pelaku usaha desa, BUMDes, dan kelompok pemuda desa untuk memperluas pemanfaatan teknologi yang dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan Posyantek tidak lepas dari kemauan warga untuk berubah dan adaptif terhadap teknologi.
“Selama ini kami aktif memberikan pelatihan, demo alat, hingga pendampingan pengelolaan sampah berbasis RT. IPAS hadir karena keresahan kami terhadap pengelolaan sampah yang belum optimal,” terang Nurdin.
Pemerintah Kabupaten Kukar melalui DPMD pun berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi Posyantek yang aktif dan produktif. Salah satunya dengan memberikan pelatihan berkala, bantuan alat teknologi tepat guna, hingga fasilitasi promosi karya di ajang provinsi dan nasional.
Keikutsertaan Posyantek Bersinar dalam TTG 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kukar agar semakin aktif mengembangkan Posyantek sebagai motor inovasi di wilayahnya. DPMD Kukar juga mendorong lahirnya Posyantek di seluruh desa, mengingat pentingnya keberadaan lembaga ini dalam mempercepat pembangunan berbasis teknologi sederhana namun efektif.
“Dengan peran aktif Posyantek, kita percaya bahwa inovasi tidak harus datang dari kota besar. Desa juga bisa menciptakan solusi, bahkan menjadi pelopor perubahan,” tutup Asmi.
(Adv/DPMD/Kukar)






