Kabarnews.co, TENGGARONG – Sebuah pesan singkat di grup tongkrongan menjadi titik balik bagi Muhammad Aidil Ilmi, pemuda 18 tahun asal Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara. Informasi sederhana yang dibagikan teman-temannya itu perlahan menumbuhkan keyakinan Aidil untuk melangkah lebih serius mengejar cita-cita masa kecilnya sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Aidil yang saat ini duduk di bangku Kelas 12 IPS Madrasah Aliyah mengaku telah lama menyimpan impian menjadi tentara. Baginya, Angkatan Darat memiliki daya tarik tersendiri sebagai simbol ketangguhan, keberanian, dan pengabdian kepada negara. Ketertarikan tersebut semakin menguat ketika ia mengetahui adanya kegiatan Bimbingan dan Latihan (Binlat) Bintang Pengabdian yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
“Sejak kecil saya memang bercita-cita jadi tentara Angkatan Darat. Menurut saya pasukan darat itu keren dan gagah,” ujar Aidil saat ditemui usai mengikuti rangkaian pelatihan.
Dari sekitar sepuluh orang dalam grup pertemanannya, hanya tiga orang yang benar-benar memantapkan diri mengikuti Binlat. Aidil memilih jalur TNI AD, sementara dua rekannya memilih TNI Angkatan Laut. Keputusan tersebut, menurut Aidil, lahir dari keinginan pribadi untuk mengabdi sebagai prajurit darat.
Sebagai peserta Binlat Bintang Pengabdian angkatan ke-7, Aidil mengakui awalnya belum memiliki gambaran jelas mengenai dunia pelatihan semi-militer. Namun, materi yang diberikan para pelatih perlahan membentuk mental, fisik, serta kedisiplinannya. Berbagai pengalaman baru menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi TNI.
Aidil menilai program Binlat Bintang Pengabdian sangat membantu generasi muda yang memiliki cita-cita menjadi abdi negara. Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan mampu menjangkau lebih banyak pemuda agar mereka memiliki kesiapan mental dan fisik yang lebih baik sejak dini.






