Kabarnews.co, Tenggarong – Bulan Ramadan tak menyurutkan semangat masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) untuk tetap aktif berolahraga. Hal ini terlihat dari suksesnya ajang Run Street Ramadan Series 2, yang digelar Pemkab Kukar dan diikuti oleh 150 pelari, jumlah yang jauh lebih banyak dibanding edisi sebelumnya.
Suasana penuh antusiasme mewarnai jalannya acara. Para peserta dari berbagai kalangan ikut meramaikan kegiatan yang berlangsung di tengah atmosfer Ramadan, menjadikannya bukan sekadar lomba lari, tetapi juga wadah kebersamaan yang menyatukan komunitas olahraga dan masyarakat umum.
Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menilai lonjakan peserta ini menjadi bukti kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebugaran meski sedang menjalani ibadah puasa.
“Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan bahwa kegiatan positif seperti olahraga semakin mendapat tempat di hati masyarakat, bahkan saat Ramadan,” ungkap Aji, Senin (10/3/2024).
Penyelenggaraan Run Street Ramadan mendapat dukungan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar. Pendanaan tersebut mencakup biaya hadiah, operasional kegiatan, hingga honor panitia, sehingga acara berlangsung meriah dan tertata dengan baik.
Lebih jauh, Aji menegaskan bahwa masuknya Run Street Ramadan ke dalam kalender nasional memberi peluang besar bagi Kukar untuk dikenal sebagai daerah yang aktif dalam mengembangkan dunia olahraga.
“Ini menjadi momentum agar Kukar semakin eksis sebagai daerah yang aktif dalam memajukan olahraga,” lanjutnya.
Selain menghidupkan dunia olahraga, keberadaan event ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian kecil. Kehadiran ratusan pelari dan penonton mendorong meningkatnya penjualan para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.
“Banyak pelaku usaha kecil yang merasakan dampak positif. Ini memperlihatkan bahwa olahraga juga bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” jelas Aji.
Dispora Kukar berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan seperti Run Street Ramadan, agar budaya hidup sehat semakin melekat di kalangan masyarakat. Dengan lahirnya berbagai komunitas lari di Kukar, pemerintah daerah optimistis akan tercipta generasi yang lebih sehat, produktif, sekaligus memperkuat citra Kukar sebagai daerah dengan tradisi olahraga yang berkembang pesat. (Adv)
***
Editor : Rachaddian (dion)







