TENGGARONG – Transformasi digital menyentuh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara melalui aplikasi Srikandi. Sistem kearsipan digital ini menggantikan tumpukan berkas dan mempermudah alur kerja bagi pejabat hingga staf teknis.
Kepala DPMD, Arianto, menjelaskan bahwa pegawai telah cepat beradaptasi melalui pelatihan intensif. Semua surat kini diproses secara digital, memastikan jejak dokumen mudah ditelusuri kapan saja. “Satu klik cukup untuk mengelola surat, ini benar-benar mengubah ritme kerja kami,” ujarnya.
Tidak berhenti di kantor, DPMD berencana membawa inovasi ini ke desa-desa. Para pengguna Srikandi yang berpengalaman akan mendampingi perangkat desa, memastikan mereka mampu menjalankan administrasi digital secara percaya diri.
Arianto menekankan bahwa digitalisasi menjadi fondasi penting bagi tata kelola desa modern yang transparan dan akuntabel. Dengan sistem ini, pelayanan kepada masyarakat diharapkan lebih cepat, tepat, dan terstandarisasi di seluruh wilayah Kutai Kartanegara. (Adv/DPMDKukar)






