Kabarnews.co, Kutai Kartanegara — Pemerintah Desa Batuah menetapkan arah pembangunan 2025 dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan, digitalisasi layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan pariwisata lokal. Berbagai program strategis disiapkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, menuturkan bahwa sektor pangan menjadi agenda prioritas pada tahun ini. Program budidaya jagung yang melibatkan kelompok tani desa diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus menambah pendapatan petani.
“Budidaya jagung dan pengembangan peternakan ayam ini adalah langkah nyata pemerintah desa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).
Selain budidaya jagung, Desa Batuah juga mengembangkan sektor peternakan melalui BUMDes Batuah. Tahun ini, BUMDes membangun dua fasilitas utama: kandang ayam pedaging berkapasitas 5.000 ekor dan kandang ayam petelur berkapasitas 2.000 ekor. Keberadaan dua unit usaha ini diharapkan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat serta memperkuat pasokan pangan desa.
Tak hanya menitikberatkan pada sektor pangan, pemerintah desa juga meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital. Sistem administrasi online mulai diterapkan agar warga dapat mengurus berbagai dokumen, seperti surat rekomendasi dan surat pengantar, tanpa harus mendatangi kantor desa.
Menurut Abdul Rasyid, digitalisasi layanan menjadi langkah penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang menuntut proses cepat, mudah, dan efisien. Kehadiran layanan online ini diharapkan dapat mempercepat birokrasi sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Di bidang infrastruktur, Pemerintah Desa Batuah memprioritaskan pembangunan jalan usaha tani. Akses jalan yang memadai dinilai krusial untuk mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen dan memperlancar distribusi produk pertanian ke pasar. Selain itu, perbaikan parit di wilayah 2 turut dikerjakan untuk mengantisipasi potensi longsor yang dapat mengancam permukiman dan lahan pertanian warga.
Sektor pariwisata juga menjadi bagian penting dari rencana pembangunan 2025. Emastri Park Batuah direncanakan akan dikembangkan lebih lanjut melalui penambahan arena permainan serta fasilitas pendukung lainnya.
“Pengembangan Emastri Park Batuah juga diharapkan memberi peluang ekonomi tambahan bagi masyarakat sekitar melalui usaha kecil, kuliner, maupun jasa lainnya,” jelas Abdul Rasyid.
Dengan berbagai agenda pembangunan tersebut, Pemerintah Desa Batuah optimistis hasilnya akan memberikan dampak positif yang luas. Mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik yang semakin efisien, terciptanya lingkungan yang lebih aman, hingga berkembangnya destinasi wisata desa. Pemerintah desa berharap seluruh program dapat berjalan optimal sehingga Batuah semakin maju dan mandiri di tahun 2025. (Adv)






