Kabarnews.co, Kutai Kartanegara – Apel pagi yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin kembali dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan yang digelar di teras belakang kantor dinas tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan kedisiplinan bagi seluruh aparatur yang hadir. Pada pelaksanaan kali ini, Kepala DPMD Kukar, Arianto, bertindak sebagai pembina apel, sementara petugas apel berasal dari Bidang Penataan Desa yang tampil rapi dan terkoordinasi.
Seluruh jajaran, mulai dari Sekretaris DPMD, kepala bidang, pejabat fungsional, hingga pegawai negeri sipil (PNS) serta PPPK, turut mengikuti kegiatan ini. Kehadiran lengkap para aparatur mencerminkan komitmen organisasi dalam membangun budaya kerja yang solid dan disiplin. Apel dimulai dengan lantunan lagu Indonesia Raya sebelum dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari kepala dinas.
Dalam sambutannya, Arianto kembali menyoroti pentingnya pemahaman tugas bagi seluruh aparatur, tanpa memandang jabatan. Ia menegaskan bahwa setiap pegawai wajib mengetahui tugas pokok dan fungsi kelembagaan, terutama bagi mereka yang menduduki jabatan pelaksana. “Bukan soal jabatan PPTK, bukan soal posisi strategis, tapi sebagai pelaksana pun kita wajib tahu. Tahu dulu, baru bisa,” tegas Arianto, menekankan bahwa kapasitas individu adalah dasar bagi kualitas pelayanan publik.
Ia menambahkan bahwa seluruh pegawai, baik PNS maupun PPPK, wajib memahami struktur dan fungsi empat bidang utama di DPMD beserta sekretariatnya. Pemahaman lintas bidang menurutnya merupakan kebutuhan penting agar aparatur selalu siap menghadapi perubahan ruang kerja. “Jangan hanya tahu bidang sendiri. Mengetahui bukan berarti harus bisa mengerjakan, tapi tahu itu wajib,” ujarnya, menegaskan kembali urgensi pengetahuan kelembagaan.
Selain memberikan arahan terkait peningkatan kapasitas aparatur, Arianto juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan “khataman bersama” sebagai tindak lanjut Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Program ini direncanakan berlangsung pada Selasa, 4 November 2025, dan melibatkan seluruh pegawai dalam kegiatan kolektif membaca Al-Qur’an. Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari implementasi aturan yang mendorong sinergi dan spiritualitas di lingkungan kantor.
“Kita ini ibaratnya dipaksa oleh aturan untuk melakukan gerakan kantor. Tapi semangatnya bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan bentuk support bersama,” tambahnya, mengajak seluruh aparatur untuk menjalankan kegiatan tersebut dengan kesadaran kolektif.
Melalui apel rutin dan rangkaian kegiatan pembinaan lainnya, DPMD Kukar berharap seluruh aparatur dapat terus meningkatkan kedisiplinan, kapasitas kerja, serta memperkuat nilai kebersamaan sebagai modal utama dalam mendukung pelayanan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.






