Kabarnews.co, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Sebulu pada tahun 2026. Meski dihadapkan pada keterbatasan kemampuan keuangan daerah, proyek strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah tersebut tetap menjadi prioritas dengan alokasi anggaran sekitar Rp8 miliar untuk pekerjaan lanjutan konstruksi.
Camat Sebulu, Edy Fahruddin, mengatakan anggaran tersebut telah disiapkan pemerintah daerah dan akan difokuskan pada pekerjaan penyambungan konstruksi jembatan. Namun demikian, pelaksanaan teknis proyek sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Ia berharap pekerjaan tersebut dapat segera direalisasikan agar progres pembangunan terus berjalan.
“Karena keterbatasan kas daerah kita, tahun ini ada dianggarkan sekitar Rp8 miliar. Cuma prosesnya saya belum tahu karena teknisnya ada di PU. Mudah-mudahan untuk penyambungan besi jembatan itu segera direalisasikan,” ujar Edy, Rabu (15/7/2026).
Menurut Edy, pembangunan Jembatan Sebulu telah dimulai sejak 2024 dan membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk dapat diselesaikan secara keseluruhan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, total kebutuhan anggaran proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar. Dari jumlah itu, pembangunan bentang utama atau bentangan tengah jembatan diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp500 miliar.
Ia menjelaskan, anggaran Rp8 miliar yang dialokasikan pada tahun ini hanya diperuntukkan bagi pekerjaan penyambungan konstruksi jembatan. Sementara itu, sejak proyek dimulai, pemerintah telah menggelontorkan anggaran yang nilainya diperkirakan mendekati Rp200 miliar. Dengan kondisi tersebut, progres pembangunan secara keseluruhan diperkirakan baru mencapai sekitar 50 persen karena pekerjaan bentang utama belum dapat dilaksanakan.
Meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kecamatan Sebulu berharap pembangunan jembatan dapat dipercepat melalui dukungan pemerintah pusat. Edy menilai sinergi antara Pemkab Kukar dan Kementerian Pekerjaan Umum sangat diperlukan agar proyek strategis tersebut segera rampung. Keberadaan Jembatan Sebulu dinilai akan memberikan dampak besar terhadap konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru bagi Kecamatan Sebulu dan kawasan sekitarnya. “Mudah-mudahan Bapak Bupati bisa mengomunikasikan penyelesaian jembatan ini karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat dan akan menjadi penggerak perekonomian baru di wilayah Sebulu,” tutupnya.





