Kabarnews.co, KUTAI KARTANEGARA – Warga Desa Kayu Batu bersama pemerintah desa menggelar aksi gotong royong memperbaiki jalan utama yang rusak akibat banjir. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan 13 desa di Kecamatan Muara Muntai.
Kepala Desa Kayu Batu, Andri Shofiandani, mengatakan kegiatan ini lahir dari kepedulian masyarakat atas kondisi jalan yang semakin memburuk. Untuk mendukung kegiatan, pihak desa bahkan membuka donasi dan mendapat respons positif dari warga.
Dua titik kerusakan di Jalan Baharudin menjadi sasaran utama, masing-masing sepanjang 20 meter dan 50 meter. Perbaikan dilakukan secara manual karena kerusakan terjadi pada bagian yang kerap terendam banjir.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan warga setempat, tetapi juga didukung anggota DPRD, muspika, Koramil, Polsek, linmas, dan petugas pemadam kebakaran. Kolaborasi ini membuat proses perbaikan berjalan lebih cepat.
Menurut Andri, kerusakan jalan terjadi karena banjir yang rutin merendam wilayah tersebut. Air yang mengalir deras menyebabkan lapisan semen rusak dan berlubang sehingga membahayakan pengendara.
Ia mengatakan bahwa sebenarnya pemerintah kabupaten telah merencanakan alokasi dana perbaikan melalui APBD. Namun titik kerusakan tersebut belum tersentuh sehingga warga memilih untuk bergerak lebih dulu.
Andri berharap Dinas PU dapat melakukan peninjauan ulang agar anggaran perbaikan diarahkan sesuai kebutuhan teknis di lapangan. Ia menegaskan perlunya pemasangan gorong-gorong agar kerusakan tidak kembali terjadi. (Adv/DPMDKukar)






