Pemkab Kukar Rumuskan Pemulihan Holistik Pasca Tragedi Kebakaran Kelurahan Melayu

No comments
Foto: Kunjungan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, ke lokasi Kebakaran di Jl. Danu Aji-Jl. Am Alimuddin.

Kabarnews.co, TENGGARONG – Komitmen penyelesaian jangka panjang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) demi merealisasikan agenda pemulihan (recovery) paripurna bagi kawasan permukiman yang diluluhlantakkan kebakaran besar di Kelurahan Melayu. Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memastikan bahwa titik fokus penyembuhan kali ini dirancang tidak hanya terpusat sebatas membagi ransum makanan logistik belaka, namun merambah porsi krusial penyembuhan kesehatan mental psikologis korban, hingga skenario penataan ulang tata ruang kampung.

Bupati Aulia menegaskan betapa masifnya skala dampak dari bencana tragis ini manakala ia menyempatkan diri menyambangi dapur umum pengungsi di titik RT 33, pada Kamis (8/10/2026) pekan lalu. “Hari ini kita melihat kondisi pascakebakaran yang melanda warga kita di Jalan Danau Aji dan memang korbannya cukup banyak. Ini termasuk salah satu kebakaran terbesar yang terjadi di Kutai Kartanegara,” paparnya ketika mencurahkan simpati sembari menyodorkan kantong-kantong logistik donasi, mewakili solidaritas empati dari perangkat daerah Kukar.

Dalam rangka merevitalisasi dimensi keseharian warga pengungsi yang seakan lumpuh akibat kehilangan peralatan rumah tangga utuh, Bupati menginstruksikan pendataan logistik perabot memasak secara merata. Fakta kasuistik di lokasi menyibak ironi di mana kelimpahan bahan baku pangan dari posko bantuan malah mangkrak sia-sia tak tersentuh warga karena sama sekali absen peralatan pengolahan masakan yang ludes dijarah api, yang akhirnya mendasari diterjunkannya instrumen Baznas secara taktis.

Berkomitmen agar nadi pergerakan produktif warganya lekas kembali pulih, kepala daerah juga menjanjikan jaminan pasokan piranti akademik maupun seragam belajar bagi ratusan anak asuh dari kawasan terbakar tersebut. Jaminan yang setara turut dijanjikan bagi kalangan bapak-bapak pencari nafkah agar fasilitas alat perkakas mencari rezekinya kelak disokong pemerintah. “Bagi yang bersekolah itu perlengkapan sekolahnya terpenuhi, bagi yang bekerja itu perlengkapan kebutuhan pekerjaannya terpenuhi,” cetus Aulia memaparkan orientasi jangka pendek pemerintah.

Di ranah penanganan mitigasi tata ruang masa depan, jajaran elite kabupaten tak pelak mengevaluasi kendala teritorial fatal saat pergerakan mobil tangki dan armada raksasa kelabakan menembus labirin lorong gang, yang dinilai menjadi biang keladi tertundanya misi penyelamatan pada Senin sore nahas tersebut. Berdasar hasil evaluasi menyeluruh dari komando utama Disdamkarmatan Kukar, keterbatasan krusial ini membengkakkan interval waktu pemadaman yang normalnya mampu digilas di bawah batas waktu 30 menit melar drastis hingga merengkuh durasi kritis hampir menembus batas dua jam.

Dalam rumusan rencana mitigasi, pemerintah berambisi memitigasi krisis kekeringan air pemadam melalui manuver alokasi spesifik suntikan program Dana RT di pagu anggaran tahun 2027 mendatang. Dana publik level lingkungan itu ditargetkan mampu membiayai penyiapan bak tampungan dan keran hidran di area permukiman yang sulit bermanuver. “Penguatan kita untuk dana RT tahun depan adalah bagaimana kita memastikan ketersediaan air di setiap sudut-sudut tempat yang sulit untuk dijangkau oleh kendaraan,” tuturnya memaparkan inisiatif pengamanan mandiri warga.

Mengakhiri pemaparannya, Aulia menugaskan para pejabat struktur terbawah kecamatan maupun kelurahan agar senantiasa peka mengawasi pergerakan stabilitas emosi tiap kepala keluarga penyintas. Pemantauan kewarasan komunal pascatrauma sangat diagendakan supaya rintihan tekanan kejiwaan pengungsi itu tak berlarut menjadi depresi akut yang menular. Pun demi jaminan ketenteraman hidup warga dalam kurun waktu puluhan dekade mendatang, Bupati mencetuskan wacana revitalisasi perombakan hunian yang terstruktur apik di bekas lahan puing sisa kebakaran tersebut. (Adv)

Penulis : Jifran

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar