MTQ ke-12 Tenggarong Dibuka, 194 Peserta Berlaga dalam Ajang Syiar dan Pembentukan Akhlak Qur’ani

No comments
Foto : Pembukaan MTQ ke-12 Kecamatan Tenggarong di Desa Rapak Lambur.

Kabarnews.co, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Tenggarong resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 di Desa Rapak Lambur, Senin (16/6) malam. Kegiatan ini akan berlangsung hingga Jumat (20/6) mendatang, melibatkan peserta dari seluruh wilayah kecamatan, yakni 12 kelurahan dan dua desa.

Antusiasme tinggi mewarnai gelaran MTQ tahun ini. Berdasarkan data panitia, 194 peserta dari 14 wilayah mendaftarkan diri dalam berbagai kategori lomba. Perhelatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, namun menjadi media strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan cinta Al-Qur’an.

“Semoga tahapan MTQ ini bisa berjalan dengan baik, para kafilah bisa mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga memberi banyak manfaat dalam hal pembinaan karakter dan keagamaan,” ucap Camat Tenggarong, Sukono.

Menurut Sukono, keberadaan MTQ bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan juga bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam memperluas syiar Islam dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Terlebih, MTQ ini juga menjadi tahap awal untuk menjaring peserta potensial menghadapi MTQ Kabupaten Kutai Kartanegara yang akan digelar Oktober mendatang.

Sebagai informasi, Tenggarong terpilih menjadi tuan rumah pada pelaksanaan MTQ kabupaten nanti. Oleh sebab itu, kompetisi di tingkat kecamatan ini dianggap strategis untuk menyiapkan kafilah terbaik.

“Ini juga menjadi persiapan kami menghadapi MTQ kabupaten, kami harap bisa menjadi juara umum. Di sisi lain juga membina karakter keagamaan dan membumikan Al-Qur’an,” imbuhnya.

Lomba-lomba dalam MTQ ke-12 ini meliputi tilawah Qur’an, tahfidz, tartil, hingga lomba adzan. Dengan begitu, ajang ini diharapkan bisa menggali lebih dalam potensi keagamaan dari generasi muda Tenggarong.

Usai pelaksanaan MTQ kecamatan ini, pihak kecamatan berencana akan berkoordinasi dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar guna mematangkan kesiapan menuju MTQ kabupaten.

Lebih dari itu, Sukono menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan pasca MTQ, agar semangat cinta Al-Qur’an tidak hanya terasa saat lomba berlangsung, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar