Hasil Pembinaan PHM, UMKM Sinergi Unjuk Produk Khas Pesisir di Festival Pramuka

No comments
Foto: Produk yang ditampilkan UMKM Sinergi saat Festival Pramuka 1.0 yang diselenggarakan di Muara Jawa.

Kabarnews.co, KUTAI KARTANEGARA – Festival Pramuka 1.0 di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi ruang implementasi nyata hasil pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilakukan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM binaan mulai mengoptimalkan akses pasar dengan menjual langsung produk kepada masyarakat.

Salah satu kelompok UMKM yang terlibat adalah UMKM Sinergi, binaan PHM, yang memanfaatkan festival sebagai kelanjutan dari proses pendampingan usaha menuju kemandirian pemasaran.

Perwakilan tenant UMKM Sinergi, Anna, mengatakan bahwa setelah melalui tahap pembinaan dan fasilitasi, pelaku usaha kini diarahkan untuk lebih aktif memasarkan produk melalui partisipasi di berbagai event daerah.

“Ini merupakan lanjutan dari pembinaan. Produk kami sebelumnya sudah difasilitasi, sekarang fokusnya ke penjualan. Salah satunya melalui penyediaan stand di setiap event, khususnya di Muara Jawa,” ujar Anna, Senin (29/12/2025).

UMKM Sinergi saat ini menaungi 24 pelaku usaha dengan latar produk yang beragam. Setiap anggota mengembangkan produk sesuai potensi dan karakter masing-masing, sehingga memiliki pasar tersendiri.

“Di Sinergi ada 24 member dengan produk yang berbeda-beda, seperti amplang, keripik pisang, hingga produk olahan lainnya. Kami tidak membatasi jenis produk karena market masing-masing sudah ada,” jelasnya.

Produk UMKM Sinergi didominasi olahan berbahan baku khas pesisir, yang menjadi identitas sekaligus nilai tambah. Dalam Festival Pramuka 1.0, produk unggulan yang ditampilkan antara lain brownies nipah, brownies daging kepiting, serta bolu kering berbahan nipah.

“Sebagian besar produk kami adalah olahan khas pesisir. Ini yang membedakan dengan produk UMKM lainnya,” tambah Anna.

Dalam mendukung efektivitas penjualan di event, UMKM Sinergi memprioritaskan produk kering yang lebih tahan lama. Namun, pihaknya tetap membuka layanan pemesanan khusus sesuai kebutuhan konsumen.

“Kalau di event, kami bawa produk kering. Tapi untuk pesanan seperti snack box atau meal box, tetap kami terima,” katanya.

Menurut Anna, keterlibatan UMKM dalam event daerah tidak hanya berdampak pada penjualan, tetapi juga memperluas jejaring usaha. UMKM Sinergi saat ini telah memiliki pelanggan tetap dari berbagai mitra, termasuk dari lingkungan perusahaan.

“Kami punya orderan rutin, seperti pojok kantin HCA dan Senipah. Setiap ada kegiatan PHM, kami juga sering diminta menyiapkan paket oleh-oleh atau bundling souvenir,” pungkasnya.

Festival Pramuka 1.0 Muara Jawa pun menjadi contoh sinergi antara pembinaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal, dengan menghadirkan ruang nyata bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan berdaya saing.

Penulis: Azizah | Kabarnews.co

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar