Kabarnews.co, TENGGARONG – Dalam rangka menyambut pergantian tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong menggelar Ujian Tahfidz Al-Qur’an serta Doa Bersama yang dipusatkan di Masjid Taubatan Nasuha, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan tersebut diawali dengan ujian Tahfidz Al-Qur’an bagi 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program Pesantren Taubatan Nasuha. Ujian meliputi hafalan juz 1, 2, 29, dan 30, sebagai bagian dari tahapan evaluasi rutin menjelang wisuda santri.
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, mengatakan bahwa pada tahun ini pelaksanaan ujian Tahfidz mengalami pengembangan materi hafalan. Tidak hanya terbatas pada juz 29 dan 30, namun juga mencakup juz lainnya.
“Untuk tahun ini, ujian Tahfidz tidak hanya juz 29 dan 30, tetapi juga mencakup hafalan juz lainnya. Ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan keagamaan bagi WBP,” ujarnya.
Suparman menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program Pesantren Taubatan Nasuha, khususnya Tahfidz Al-Qur’an, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami akan menjalin komunikasi dengan MUI, BAZNAS, LPTQ, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam rangka penguatan dan pengembangan program ini,” jelasnya.
Menurutnya, program pesantren dan Tahfidz Al-Qur’an di Lapas Kelas IIA Tenggarong sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.
“Program ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam membentuk insan Qur’ani yang berakhlak dan berdaya saing,” tambahnya.
Ia juga berharap dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar program pembinaan keagamaan tersebut dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi WBP.
Pada malam harinya, Lapas Kelas IIA Tenggarong melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar doa bersama yang diikuti oleh petugas dan WBP di Masjid Taubatan Nasuha. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dzikir, dan ditutup dengan doa bersama.
Dalam sambutannya, Suparman menyampaikan rasa syukur atas situasi Lapas Kelas IIA Tenggarong yang selama tahun 2025 berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, selama tahun 2025 kondisi Lapas tetap aman dan kondusif. Mari kita jaga bersama rumah ini dengan mematuhi tata tertib dan aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang ada,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Suparman juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada tahun 2026, di antaranya penguatan ketahanan pangan, pengembangan pendidikan bagi WBP, serta pengembangan UMKM melalui program pembinaan kemandirian.
Penulis: Azizah | Kabarnews.co






