Investasi Mall Pakuwon Group Dinilai Mampu Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja di Kukar

No comments
Foto: Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin.

Kabarnews.co, TENGGARONG – Rencana masuknya investasi pusat perbelanjaan modern di Kutai Kartanegara dinilai berpotensi menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyebut, kehadiran pengembang nasional Pakuwon Group tidak hanya mendorong aktivitas perdagangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan penjajakan investasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru tanpa menggeser peran pasar rakyat yang telah ada.

“Investasi pusat perbelanjaan modern ini kami lihat sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dampaknya tidak hanya pada aktivitas perdagangan, tetapi juga peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Saat ini, Pakuwon Group masih melakukan survei lokasi dan kajian kelayakan sebelum merealisasikan rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern di Kukar.

Pemkab Kukar memastikan pengembangan tersebut akan diarahkan ke wilayah lain dan tidak mengganggu Pasar Tangga Arung yang telah lebih dulu dikembangkan sebagai pusat perekonomian baru.

Menurut Rendi, pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan kehadiran pusat perbelanjaan modern mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.

“Pengalaman di daerah lain menunjukkan, keberadaan mall modern bisa menyerap hingga 1.500 tenaga kerja. Ini tentu menjadi peluang besar bagi masyarakat Kukar karena kami mendorong agar tenaga kerja lokal yang diprioritaskan,” terangnya.

Selain membuka lapangan kerja, investasi tersebut juga diharapkan memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk berkembang melalui kemitraan dan penyediaan ruang usaha di pusat perbelanjaan modern yang akan dibangun.

“Kami memastikan pembangunan pusat perbelanjaan ini tidak akan mengganggu Pasar Tangga Arung. Justru kami ingin membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah lain,” jelas Rendi.

Pemkab Kukar berharap, setelah seluruh tahapan survei dan kajian kelayakan selesai, rencana investasi tersebut dapat segera terealisasi sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Azizah | Kabarnews.co

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar