Kabarnews.co, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Patung Bung Karno di Kecamatan Sangasanga sebagai ruang publik aktif melalui agenda rutin bertajuk Soekarno Night. Program ini diarahkan untuk menghidupkan kawasan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam kegiatan seni budaya dan aktivitas kemasyarakatan.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan Soekarno Night dirancang sebagai wadah ekspresi kreatif sekaligus upaya menjaga kawasan RTH agar tetap hidup, terawat, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, ruang publik tidak boleh hanya menjadi taman pasif, tetapi harus menjadi tempat interaksi sosial yang produktif.
“Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang hidup dan bermanfaat, bukan sekadar taman yang sepi atau tidak terurus,” ujar Rendi Solihin.
Ia menjelaskan, Soekarno Night direncanakan berlangsung secara rutin, baik setiap malam Minggu maupun dua pekan sekali. Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya, penampilan komunitas, hingga aktivitas kreatif anak muda yang dapat menarik minat masyarakat untuk datang dan berpartisipasi.
Pemerintah daerah, lanjut Rendi, juga telah memastikan dukungan anggaran untuk pelaksanaan program Soekarno Night pada tahun berjalan. Dukungan tersebut mencakup kebutuhan teknis kegiatan, penataan kawasan, serta fasilitasi komunitas agar agenda dapat berjalan berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat.
Selain menjadi ruang ekspresi seni, kawasan RTH dan Patung Bung Karno diharapkan mampu memperkuat identitas sejarah Sangasanga. Keberadaan agenda rutin diyakini dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap ruang publik sekaligus menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan.
Melalui Soekarno Night, Pemkab Kukar berharap kawasan RTH dan Patung Bung Karno tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan budaya yang hidup, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sangasanga.






