Kabarnews.co, TENGGARONG – Pemerintah Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara memprioritaskan penanganan ruas jalan yang dinilai paling berisiko terhadap keselamatan pengguna. Pendekatan ini ditempuh sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung masyarakat.
Sejumlah titik di wilayah Tenggarong menjadi fokus utama perbaikan tahun ini. Salah satunya berada di depan Kantor Bupati yang kini ditutup menggunakan barrier karena dinilai rawan kecelakaan. Selain itu, kawasan simpang tiga Imam Bonjol juga masuk daftar prioritas lantaran berpotensi membahayakan pengendara.
Wiyono menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan skala prioritas. Menurutnya, perbaikan tidak semata-mata melihat tingkat kerusakan fisik jalan, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap risiko kecelakaan dan mobilitas harian warga.
“Prioritas kita adalah titik-titik yang memang rusak dan berisiko. Karena selain aspek infrastruktur, faktor keselamatan pengguna jalan juga menjadi pertimbangan utama,” ujarnya. Ia menambahkan, pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kenyamanan lalu lintas.
Tak hanya sektor jalan, pemerintah daerah juga membenahi infrastruktur pendukung lain seperti irigasi. Penanganan dilakukan secara terintegrasi dengan program pertanian agar pembangunan berjalan selaras dan tidak tumpang tindih antarinstansi.
“Kami tidak ingin terjadi ketidaksinkronan. Jika pertanian fokus di satu lokasi, PU harus mendukung di titik yang sama. Sekarang kita sinkronkan agar pembangunan tepat sasaran,” tutupnya. Pendekatan terpadu tersebut diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.






