Patroli Ramadan, Polres Kutai Kartanegara Perketat Pengawasan Balap Liar di Kukar

No comments
Ilustrasi.

Kabarnews.co, TENGGARONG – Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara akan menggelar patroli intensif guna mencegah aksi balap liar dan menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadan, khususnya pada malam hari di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya aktivitas remaja menjelang Ramadan, yang kerap disertai munculnya praktik balapan liar di sejumlah titik. Aparat menilai, momentum menjelang dan selama Ramadan sering dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan aksi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli, menegaskan bahwa upaya pencegahan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan humanis.

“Untuk tahap awal, kami fokus pada kegiatan preventif dan persuasif, khususnya kepada generasi muda, agar tidak terlibat dalam balapan liar dan lebih mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ujarnya.

Menurutnya, fokus utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, bukan hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Memasuki bulan Ramadan, pengamanan akan diperketat, terutama pada malam hari. Berkaca dari tahun sebelumnya yang sempat terjadi aktivitas balap liar di sekitar area masjid, patroli malam tahun ini akan ditingkatkan secara lebih intensif dan terjadwal.

“Jika ditemukan adanya balapan liar atau laporan dari masyarakat, kami tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai prosedur. Ini bukan semata-mata penindakan hukum, tapi bentuk perlindungan terhadap generasi muda,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa balapan liar memiliki risiko tinggi, mulai dari kecelakaan fatal, luka berat, patah tulang, hingga risiko kematian. Karena itu, pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan bersama.

Selain peran kepolisian, pencegahan balap liar juga membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik dari masyarakat, sekolah, maupun orang tua. Dengan sinergi tersebut, diharapkan potensi balap liar selama Ramadan dapat ditekan secara maksimal, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kukar.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar