Menaker Yassierli: “Job Fair Fisik Sudah Usang, SIAPkerja Adalah Masa Depan!”

No comments
Foto : Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

Kabarnews.co, Jakarta – Di tengah sorotan atas tantangan ketenagakerjaan era modern, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa masa depan rekrutmen tenaga kerja ada di dunia digital, bukan lagi di gedung-gedung tempat job fair biasa digelar.

Dalam pernyataan lugas di Konferensi Tingkat Tinggi INDEF 2025, Yassierli mengatakan bahwa bursa kerja fisik sudah bukan kebutuhan utama bagi generasi saat ini yang akrab dengan teknologi.

Kalau hanya untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan, nggak perlu! Karena sudah ada platform online dan regulasi yang mewajibkan perusahaan melaporkan lowongan ke kami,” ujarnya tegas.

Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Di baliknya, Kemnaker telah menyusun langkah strategis melalui peluncuran dan pengembangan SIAPkerja, sebuah platform digital ketenagakerjaan yang mengintegrasikan banyak fungsi penting. Bukan sekadar portal lowongan kerja, SIAPkerja juga menyatukan pelatihan berbasis kompetensi hingga sistem penempatan kerja yang responsif terhadap dinamika pasar.

Ini ekosistem yang sedang kita kembangkan. Platform SIAPkerja menghubungkan pencari kerja, pelatihan, dan pasar tenaga kerja secara komprehensif,” terang Yassierli.

Transformasi digital ini membawa harapan baru, terutama bagi jutaan pencari kerja di Indonesia. Tak perlu lagi datang ke pameran kerja atau menempuh jarak jauh hanya untuk melamar. Semua bisa diakses dari genggaman tangan.

Bagi perusahaan, sistem ini adalah solusi untuk mengelola rekrutmen secara cepat dan efisien. Lebih dari itu, SIAPkerja juga membantu mereka memenuhi kewajiban pelaporan lowongan ke pemerintah, sehingga aspek legal dan administratif tetap terjaga.

Langkah Yassierli ini dipandang sebagai penegasan arah baru sistem ketenagakerjaan nasional. Dengan transformasi berbasis data dan teknologi, kesenjangan antara supply dan demand tenaga kerja diharapkan bisa semakin menyempit, sekaligus menciptakan ekosistem kerja yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.


Sumber : sapos.co.id

Editor : Rachaddian

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar