Rupiah Melemah Dipengaruhi Volatilitas Harga Minyak Dunia

No comments

Kabarnews.co, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada pembukaan perdagangan, Jumat (27/3/2026), dipengaruhi ketidakpastian global yang dipicu fluktuasi harga minyak dunia.

Pada awal perdagangan, rupiah tercatat melemah sebesar 14 poin atau sekitar 0,14 persen ke posisi Rp16.928 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.904 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyampaikan bahwa tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari tingginya volatilitas harga minyak global yang masih belum stabil. Kondisi tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda mereda.

Ia menjelaskan, eskalasi konflik di sekitar Iran, termasuk potensi gangguan di Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi minyak dunia, telah mendorong lonjakan harga energi. Situasi ini kemudian berdampak langsung terhadap sentimen pasar global dan memperlemah mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Selain faktor eksternal, kekhawatiran juga datang dari dalam negeri. Pasar mulai mencermati potensi meningkatnya tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak, yang berimbas pada biaya produksi industri dan harga jual barang di tingkat konsumen.

Rully menambahkan bahwa sebelum konflik memanas, tren inflasi sebenarnya sudah menunjukkan peningkatan. Dengan adanya kenaikan harga energi, tekanan tersebut berpotensi semakin besar dan dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional secara keseluruhan.

Untuk meredam dampak tersebut, pemerintah dinilai perlu menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, insentif listrik, serta efisiensi belanja di kementerian dan lembaga.

Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan berada dalam tekanan selama harga minyak dunia tetap berfluktuasi tinggi dan ketidakpastian geopolitik belum mereda, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar