Kabarnews.co, Kutai Kartanegara – Pembangunan jembatan penghubung di wilayah Desa Teluk Bingkai, Kecamatan Kenohan, kini memberi dampak besar bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka keterisolasian sejumlah desa di sekitarnya.
Kepala Desa Teluk Bingkai, Saimansyah, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Pemkab Kukar, khususnya pada masa kepemimpinan Bupati Edi Damansyah, yang berhasil merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kukar, terutama Pak Edi Damansyah. Manfaat jembatan ini luar biasa, khususnya bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan akses,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Jembatan yang dibiayai menggunakan anggaran kabupaten itu kini menjadi akses vital yang menghubungkan beberapa desa, seperti Lamin Pulut, Lamin Telihan, Desa Ngelam, dan wilayah lainnya. Dengan terbukanya jalur tersebut, mobilitas antarwilayah menjadi lebih mudah dan cepat.
Menurut Saimansyah, dampak paling terasa adalah meningkatnya aktivitas ekonomi warga, terutama dalam distribusi kebutuhan pokok. Selain itu, keberadaan jembatan turut membuka jalan bagi masuknya jaringan listrik PLN ke desa sekitar.
“Dulu PLN kesulitan membawa material karena tidak ada jembatan. Sekarang sudah bisa masuk,” terangnya.
Selain pembangunan jembatan, pemerintah kabupaten juga mengerjakan jalan kabupaten sepanjang hampir dua kilometer di wilayah Teluk Bingkai. Program semenisasi ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam mengakses pusat layanan publik maupun kawasan ekonomi.
Meski begitu, masih ada tantangan yang perlu diselesaikan. Hingga kini, jalan menuju kecamatan masih menggunakan jalur milik perusahaan dan belum berstatus sebagai jalan pemerintah. Saimansyah berharap status tersebut dapat ditingkatkan.
“Kami berharap jalan menuju kecamatan bisa menjadi jalan negara atau minimal jalan pemerintah daerah, sehingga bisa mendapat alokasi anggaran APBN atau APBD,” tambahnya.
Di sisi lain, sekitar 70 persen jalan lingkungan di Desa Teluk Bingkai telah rampung disemenisasi melalui program Dinas Perkim. Pemerintah desa berupaya menuntaskan sisanya secara bertahap agar seluruh wilayah dapat menikmati akses jalan yang layak.
“Hampir semua gang sudah disemenisasi. Kami terus berbenah supaya masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan secara merata,” tutupnya. (Adv)






