Kabarnews.co, Tenggarong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan profesionalisme pelaku wisata di daerah. Melalui pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Dispar Kukar mengajak pengelola wisata di Kecamatan Muara Badak untuk memperkuat kualitas layanan mereka.
Pelatihan bertajuk Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata Berbasis SKKNI 2025 ini digelar di Pantai Cica, Muara Badak, selama dua hari, 14–15 Mei 2024. Program tersebut bertujuan membekali para peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan standar nasional dalam pengelolaan pariwisata.
Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh pelaku wisata dari berbagai unsur. “Pesertanya terdiri dari pengelola pantai, motoris, hingga anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Muara Badak,” jelasnya.
Menurut Antoni, pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Peserta mendapatkan pembelajaran tentang manajemen pengelolaan pantai, pengelolaan sampah, serta penerapan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di destinasi wisata.
Dispar Kukar turut menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi untuk memperkuat kualitas pelatihan. “Kami bekerja sama dengan dosen dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) yang memberikan materi dan praktik kepada peserta,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu faktor kunci dalam memperkuat sektor pariwisata daerah. Dengan SDM yang terlatih, pengelolaan destinasi dapat dilakukan secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Antoni berharap pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin agar pelaku wisata di Kukar semakin siap bersaing di tingkat nasional. “Kami ingin para pelaku wisata memiliki kemampuan yang mumpuni, sehingga bisa memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan dan meningkatkan citra pariwisata daerah,” tutupnya
Adv/DisparKukar






