Kabarnews.co, TENGGARONG – Jelang pemilihan Ketua RT 24 Kelurahan Timbau, warga menyambut antusias pesta demokrasi tingkat lingkungan yang akan digelar pada 25 Oktober mendatang, sembari berharap prosesnya tetap berjalan penuh kebersamaan meski pemerintah menekankan penerapan regulasi ketat melalui Perbup 38/2022. Bagi warga, momen ini bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan ajang mempererat hubungan antarwarga yang sehari-hari sibuk dengan aktivitas masing-masing.
Salah satu kandidat, Pak Jack, menegaskan bahwa pencalonannya bukan didorong ambisi jabatan, melainkan dorongan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan lingkungan. Ia mengajak seluruh warga untuk meramaikan pemilihan RT dengan suasana gembira dan saling menghargai. “Yang penting suasananya meriah, apapun hasilnya kita sambut dengan senyuman,” ujarnya.
Pak Jack menyebut pemilihan RT sering kali menjadi ruang silaturahmi terbesar dalam satu tahun, karena mempertemukan banyak warga dalam satu kegiatan. Ia berharap momentum tersebut tidak dinodai oleh konflik kecil yang mungkin muncul akibat perbedaan pilihan. “Pemilihan ini harus jadi wadah memperkuat silaturahmi, bukan malah memecah,” pesannya.
Meski pemerintah menekankan pentingnya mengikuti Perbup 38/2022 sebagai pedoman tunggal, sebagian warga menilai bahwa keberhasilan pemilihan tetap sangat bergantung pada kekompakan masyarakat. Aturan dianggap penting, namun suasana rukun adalah kunci menciptakan pemilihan yang berkualitas.
Warga RT 24 saat ini tengah menyiapkan berbagai kebutuhan pemilihan, mulai dari tempat pemungutan suara hingga daftar pemilih. Panitia lokal memastikan proses berjalan transparan agar semua pihak merasa dilibatkan. Keterlibatan warga, terutama generasi muda, disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Bagi masyarakat setempat, pemilihan RT bukanlah ajang perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk memilih figur yang mampu menjaga keharmonisan dan mengayomi warganya. Karena itu, mereka berharap setiap kandidat mengutamakan sikap dewasa dan menghindari potensi perpecahan.
Dengan antusiasme warga dan semangat kebersamaan yang terus dijaga, pemilihan RT 24 diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi tingkat lokal yang damai, inklusif, dan menumbuhkan solidaritas di lingkungan masyarakat. (Adv/DPMDKukar)






