TENGGARONG – Warga di enam kecamatan wilayah hulu Kutai Kartanegara (Kukar) merasakan langsung kehadiran Bupati Aulia Rahman Basri yang meninjau pelayanan desa selama enam hari, 9–14 Oktober 2025.
Kunjungan tersebut berlangsung di Kecamatan Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat. Tidak sekadar lewat, Bupati menetap di setiap lokasi, berinteraksi dengan warga, mengikuti kegiatan sosial, hingga Safari Subuh bersama masyarakat.
Menurut Kepala Desa Muara Wis, Sulaiman, kehadiran Bupati membawa semangat baru bagi masyarakat. “Beliau mau melihat langsung apa yang kami butuhkan. Bukan hanya datang untuk foto atau laporan, tapi benar-benar ingin tahu kondisi di lapangan,” ujar Sulaiman.
Warga juga merasa terbantu dengan penyaluran bantuan langsung di lokasi. Perahu untuk kelompok nelayan dan instalasi air bersih yang diserahkan OPD terkait, membuat mereka bisa merasakan manfaatnya tanpa menunggu lama. “Sekarang pelayanan kesehatan dan bantuan desa lebih cepat. Dulu harus ke kecamatan dulu, sekarang lebih dekat dan mudah,” tambah Sulaiman.
Forum dialog dengan kepala desa, lurah, dan ketua RT juga memberi ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi. Banyak warga menyambut positif program bantuan Rp50 juta per RT yang telah berjalan, dan menyampaikan harapan agar program lanjutan RTKU Terbaik dengan bantuan hingga Rp150 juta per RT dapat terealisasi.
Ahmad, warga Muara Muntai, menegaskan bahwa pendekatan langsung seperti ini membuat mereka merasa didengar. “Kami senang karena suara kami sampai ke Bupati. Jadi setiap program bisa sesuai kebutuhan di desa,” ujarnya.
Kunjungan Bupati menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kukar untuk menghadirkan pembangunan desa yang efektif, merata, dan berbasis pada kondisi riil masyarakat, sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan dan pemanfaatan program desa. (Adv/DPMDKukar)






