Perencanaan Desa Bakungan 2026 Diputuskan Lewat Musrenbangdes

No comments

Kabarnews.co, TENGGARONG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, menjadi agenda strategis bagi pemerintah desa dalam menetapkan arah pembangunan tahun 2026. Forum ini digelar di Kutai Kartanegara dan diikuti unsur pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta lembaga lokal yang terkait dengan proses perencanaan desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara, Arianto, hadir langsung untuk memastikan proses penyusunan rencana desa berjalan sesuai ketentuan. Ia menilai Desa Bakungan sudah memahami mekanisme perencanaan dan mampu melibatkan pihak terkait secara terbuka.

Menurut Arianto, Musrenbangdes merupakan tahapan wajib dalam siklus pembangunan desa karena dokumen yang dihasilkan menjadi dasar penetapan RKPDes dan APBDes. Ia menyebut hadirnya para pemangku kepentingan memperkuat kualitas keputusan yang disepakati.

Informasi dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyebutkan bahwa penyusunan perencanaan desa harus mengacu pada RPJM Desa yang telah ditetapkan sebelumnya. Data tersebut menunjukkan bahwa desa yang menyusun rencana secara partisipatif memiliki tingkat realisasi program lebih tinggi setiap tahun.

Dalam musyawarah ini, Desa Bakungan membahas sejumlah prioritas. Fokus pembahasan meliputi pembangunan infrastruktur dasar, program pemberdayaan masyarakat, dukungan peningkatan ekonomi warga, serta kegiatan kebersihan dan keamanan lingkungan. Arianto menyebut sasaran program harus selaras dengan target pembangunan Kabupaten Kukar yang menekan pentingnya pemerataan layanan dasar.

Pemerintah desa juga menampung berbagai usulan dari warga. Hal ini sesuai pedoman partisipasi masyarakat yang diatur dalam Permendagri tentang perencanaan pembangunan desa. Data dari DPMD Kukar menyebutkan bahwa lebih dari 70 persen desa di wilayah ini telah menerapkan mekanisme musyawarah terbuka.

Arianto menegaskan bahwa hasil Musrenbangdes menjadi acuan utama dalam menentukan kegiatan prioritas tahun berikutnya. Ia mendorong desa untuk menjaga transparansi, disiplin waktu, dan ketepatan dokumen agar proses penganggaran dapat berjalan tanpa hambatan.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui berbagai publikasi resminya juga terus menekankan pentingnya perencanaan yang akurat. Pendekatan ini dianggap berpengaruh pada efektivitas program desa, terutama untuk peningkatan infrastruktur dan layanan sosial.

Arianto berharap seluruh rencana di Desa Bakungan dapat terlaksana tepat waktu dan memberi hasil bagi masyarakat. Ia menutup kegiatan dengan dorongan agar desa mempertahankan pola kerja kolaboratif dan terus memperbaiki kualitas data sebagai dasar pengambilan keputusan.

(Adv/DPMDKukar)

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar