BMKG Prakirakan Samarinda Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

No comments

Kabarnews.co, SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (10/3/2026). Informasi tersebut disampaikan oleh prakirawan BMKG Medayu melalui kanal YouTube InfoBMKGIndonesia, Senin (9/3/2026).

Dalam penjelasannya, Medayu mengatakan kondisi cuaca di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer, salah satunya keberadaan bibit siklon tropis yang terdeteksi di wilayah Samudra Pasifik.

Ia menyebutkan bibit siklon tropis 95W terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin maksimum persisten sekitar 20 knots dan tekanan minimum mencapai 1006 hPa, dengan arah pergerakan menuju timur laut.

Meski demikian, potensi bibit siklon tropis tersebut untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam dua hari ke depan masih tergolong rendah.

“Potensi bibit siklon tropis 95W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan berada pada kategori peluang rendah,” ujarnya.

Menurut BMKG, keberadaan bibit siklon tersebut memicu terbentuknya low level jet di wilayah Samudra Pasifik utara Papua serta memunculkan daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari wilayah tersebut hingga Pulau Halmahera dan bagian utara Papua Barat.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh serta di Laut Sulawesi. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari perairan barat Aceh hingga daratan Aceh, pesisir timur Kalimantan, serta wilayah Laut Sulawesi.

Di sisi lain, terdapat pula daerah tekanan rendah yang diperkirakan berada di wilayah Australia bagian utara. Sistem ini memicu terbentuknya low level jet di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku bagian selatan serta membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Nusa Tenggara Barat hingga Laut Arafura.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon, daerah tekanan rendah, sirkulasi siklonik, serta di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut,” kata Medayu.

Akibat kombinasi dinamika atmosfer tersebut, beberapa wilayah Indonesia diperkirakan mengalami potensi cuaca signifikan, di antaranya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Kalimantan Utara.

Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Timur, BMKG memperkirakan potensi hujan ringan terjadi di Kota Samarinda. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di sejumlah kota lain seperti Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, serta Banjarmasin.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan disertai petir yang diperkirakan terjadi di beberapa wilayah, seperti Bandar Lampung dan Tanjung Selor.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs bmkg.go.id maupun media sosial resmi lembaga tersebut.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar