Fadli Zon: Pelestarian Masjid Tua Jangan Tunggu Rusak Dulu

No comments

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, saat mengunjungi Masjid Shiratal Mustaqiem, masjid tertua di Kota Samarinda.

Kabarnews.co, Samarinda – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyoroti pentingnya konservasi berkelanjutan terhadap Masjid Shiratal Mustaqiem, masjid tertua di Samarinda, dalam kunjungannya ke kawasan Samarinda Seberang, Jumat (30/5).

Masjid yang dibangun dari kayu ulin dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional ini dinilai masih cukup terawat. Namun, Fadli mengingatkan bahwa status sebagai situs sejarah tidak cukup jika tidak disertai tindakan pelestarian aktif.

“Masjid ini cukup terawat, tetapi pelestarian tidak boleh hanya menunggu rusak dulu baru diperbaiki. Harus ada upaya berkelanjutan,” tegas Fadli.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keaslian bangunan, termasuk penggunaan bahan yang mendekati material asli saat renovasi. Menurutnya, prinsip konservasi harus ditegakkan agar nilai historis dan otentisitas masjid tetap terjaga.

Selain struktur bangunan, perhatian juga diberikan kepada mushaf Al-Qur’an tua yang diperkirakan berasal dari abad ke-18. Fadli mendorong agar dilakukan konservasi dan digitalisasi terhadap manuskrip tersebut.

“Ini bukan hanya artefak agama, tapi juga warisan intelektual. Sudah saatnya dilakukan konservasi dan digitalisasi agar tetap bisa diakses tanpa merusak naskah aslinya,” ujarnya.

Pengurus masjid, Ismail Ishak, menyebut bahwa proses rehabilitasi telah dimulai sejak 2024 dengan tetap mempertahankan bentuk asli bangunan. Ia menyampaikan bahwa masyarakat sekitar turut mendukung upaya pelestarian tersebut.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Rahmad Ramadhan, turut menegaskan bahwa renovasi masjid cagar budaya harus mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, perubahan sekecil apa pun pada struktur, warna, atau material harus mendapat persetujuan dari instansi pelestarian budaya.

Setelah kunjungan ke masjid, rombongan Kementerian Kebudayaan meresmikan gedung Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV di Loa Janan Ilir. (*)

Sumber :
https://mediakaltim.com/fadli-zon-tegaskan-pentingnya-konservasi-masjid-bersejarah-di-samarinda/

Penulis : Rachaddian (dion)

Baca Juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar