TENGGARONG – Stadion Aji Imbut di Tenggarong Seberang menjadi saksi perubahan besar dalam sejarah kepegawaian di Kutai Kartanegara. Pada Senin, 26 Mei 2025, ribuan tenaga honorer resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menandai awal dari sistem kepegawaian yang lebih tertata dan profesional.
Acara ini dihadiri ribuan peserta yang sejak pagi sudah memadati lokasi pelantikan. Dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, prosesi pengambilan sumpah berlangsung dengan penuh khidmat. Suasana haru bercampur semangat menyelimuti jalannya kegiatan.
Bupati Edi dalam pidatonya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem ASN berbasis kinerja dan akuntabilitas. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang resmi diangkat.
“PPPK merupakan bagian dari aparatur sipil negara (ASN), yang kedudukannya telah diatur dalam kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, pengangkatan ini membawa tanggung jawab baru dalam melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.
Tak hanya sekadar formalitas, pelantikan ini menjadi simbol transisi menuju birokrasi yang lebih modern. Edi menekankan perlunya setiap PPPK untuk menjunjung tinggi integritas dan loyalitas sebagai pondasi kerja mereka.
Pemerintah Kabupaten Kukar sebelumnya mengajukan 6.766 tenaga honor ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diverifikasi. Namun, hasil akhir dari BKN menyatakan bahwa 5.776 di antaranya memenuhi kriteria sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masih terdapat selisih data yang belum final, dan saat ini sedang dalam proses penyesuaian antara pemerintah daerah dan BKN. Hal ini dilakukan guna memastikan keakuratan data serta menjunjung asas transparansi dalam proses kepegawaian.
Pelantikan ini membuka peluang bagi para PPPK untuk memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan publik. Dengan status baru tersebut, mereka dituntut untuk siap menghadapi tantangan yang lebih kompleks dalam mendukung pembangunan daerah.
Transformasi ini menjadi penanda bahwa sistem kepegawaian di Kukar sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Pelantikan massal PPPK bukan hanya momen kemenangan individu, tapi juga langkah konkret menuju reformasi birokrasi yang lebih adaptif dan profesional. (Adv)







