Kuota Gratispol Pendidikan Kaltim Melonjak Empat Kali Lipat, 159 Ribu Mahasiswa Dapat Beasiswa pada 2026

No comments

Kabarnews.co, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan Program Gratispol Pendidikan akan diperluas secara signifikan pada 2026 setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tahun pertamanya. Program beasiswa unggulan daerah ini diproyeksikan menjangkau lebih banyak mahasiswa guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengakui pelaksanaan pada 2025 masih menyisakan sejumlah kendala, terutama pada aspek teknis dan pemahaman syarat penerima. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap kritik serta melakukan pembenahan agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kami akui, tentu tidak ada yang sempurna. Kami menerima seluruh kritik dan saran, dan akan segera melakukan pembenahan,” ujar Rudy usai briefing organisasi perangkat daerah di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (9/2).

Pada tahun pertama, sekitar 32.000 kuota beasiswa disediakan bagi mahasiswa reguler yang merupakan putra-putri Kalimantan Timur atau telah berdomisili minimal tiga tahun. Namun, sebagian calon penerima belum dapat memanfaatkan program karena kesalahpahaman terkait persyaratan administratif dan mekanisme pendaftaran.

Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar perluasan besar-besaran pada 2026. Pemerintah menetapkan kuota melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi 159.006 penerima, dengan total pagu anggaran mencapai Rp1,37 triliun. Lonjakan ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Dengan peningkatan kuota dan anggaran tersebut, Pemprov Kaltim berharap semakin banyak keluarga terbantu dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka. Program Gratispol Pendidikan pun diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menciptakan generasi muda yang kompetitif, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan belajar di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar